Brevet Perpajakan


BAGIAN BANTUAN PERPAJAKAN, SEMINAR, DAN PROGRAM STUDI NON REGULER SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA

Menyelenggarakan Program :

  • Persiapan Terpadu USKP/Konsultan Pajak Sertifikat A-B
  • Pelatihan USKP Sertifikat A dan Sertifikat B

Latar Belakang

Dalam rangka mempersiapkan tenaga-tenaga yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme di bidang Perpajakan, STPI menyelenggarakan program pendidikan:

  1. Persiapan Terpadu untuk mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) / Konsultan Pajak Sertifikat A-B.
  2. Pelatihan untuk mengikuti USKP Sertifikat A.
  3. Pelatihan untuk mengikuti USKP Sertifikat B.

Sasaran

Program Pendidikan dimaksudkan untuk:

  1. Tenaga terampil yang profesional di bidang Perpajakan yang mempunyai kompetensi setingkat Sertifikat A-B.
  2. Calon konsultan pajak yang bermina mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Sertifikat A atau Sertifikat B atau Sertifikat C.
  3. Para praktisi perpajakan yang berminat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perpajakan.

Persyaratan Peserta Program Pendidikan Profesi

A. Peserta yang berminat mengikuti :

  1. Program Persiapan Terpadu USKP/Konsultan Pajak Sertifikat A-B
    • Memiliki ijazah SLTA
  2. Program Pelatihan USKP Sertifikat A:
    • berijazah SI atau D.IV
  3. Program Pelatihan USKP Sertifikat B:
    • berijazah SI atau D.IV; dan
    • berijazah Sertifikat A.

Catatan :
Persyaratan butir 2 dan 3 tersebut tidak berlaku bagi peserta yang tidak bermaksud mengikuti USKP.

B. Peserta wajib mengisi Formulir Pendaftaran dengan disertai:

  • 3 (tiga) lembas pas foto ukuran 4×6;
  • 1 (satu) lembar fotokopi ijazah pendidikan terakhir;
  • Surat pengantar dari Instansi / Perusahaan, apabila dikirim oleh Instansi / Perushaan.

Selama mengikuti pendidikan, peserta wajib mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Tenaga Pengajar

Tenaga pengajar pada program pendidikan ini terdiri dari:

  1. Pakar/tenaga-tenaga ahli dalam bidang perpajakan dan berpengalaman dari Direktorat Jenderal Pajak sesuai keahliannya.
  2. Para Widyaiswara dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpajakan Departemen Keuangan yang profesional di bidang pendidikan dan perpajakan.
  3. Para Dosen dari Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.